Cara Membuat Website Sendiri (Tutorial 2020)

,

Anda ingin membuat website sendiri? Dalam artikel ini anda bisa temukan tutorial membuat website sendiri secara cepat dan mudah di ikuti.

Hal yang bisa anda pelajari disini antara lain:

  • cara membuat website sendiri untuk pemula dengan mudah, langkah demi langkah, tanpa perlu kemampuan coding.
  • cara setting website agar siap digunakan dan teroptimasi dengan baik.
  • hal-hal yang perlu diketahui seputar membuat website sendiri.
  • rincian biaya membuat website lengkap.
  • trik dan tips yang relevan

OK kita langsung saja ya. Tapi sebelumnya kita lihat dulu apa saja yang perlu anda siapkan.

Berapa Lama Untuk Membuat Website?

Waktu untuk membuat website sampai siap digunakan relatif cepat, anda bisa setting dan menyiapkan website sampai siap digunakan dalam jangka waktu 1 sampai 2 jam saja.

Ukuran waktu ini relatif ya. Jika anda benar-benar baru mencoba membuat website dengan domain dan hosting sendiri, akan lama karena bolak-balik melihat tutoriall dan mencari menu. Tapi jika sudah beberapa kali mencoba, akan cukup cepat.

Disini kami menuliskan tutorial cara membuat website dengan menggunakan CMS wordpress. WordPress merupakan CMS yang paling banyak digunakan dalam website, mudah dipelajari, dan fleksibel dalam penggunaannya.

Catatan: yang dimaksud wordpress disini adalah wordpress self hosted (wordpress.org), bukan layanan blog gratis di wordpress.com.

Apakah Membuat Blog Atau Website itu Gratis?

Tergantung. Jika anda membuat blog dengan blogger atau wordpress.com, maka gratis. Tapi jika anda membuat website dengan nama domain sendiri (misal domainsaya.com), maka ada biaya yang harus dikeluarkan.

Dalam tutorial ini, kami menuliskan langkah-langkah membuat website dengan menggunakan domain dan hosting sendiri. Untuk itu, tentu ada biaya yang harus dikeluarkan.

Kedepannya, skill ini bisa anda gunakan untuk membuat website atau blog pribadi, website perusahaan, website toko online, sekolah, dan lain sebagainya.

Estimasi Biaya Pembuatan Website

Berapa estimasi biaya pembuatan website?

Biayanya bisa berbeda-beda, tapi cukup terjangkau kok. Saat ini banyak provider hosting yang menyediakan paket hosting yang terjangkau. Tergantung dari paket hosting, domain dan tetek bengek lainnya, anda bisa mengeluarkan biaya antara 300 ribu sampai dengan 1 juta lebih untuk satu tahun.

Rincian biaya akan bisa anda lihat dalam tutorial dibawah ini.

OK, kita langsung ke tutorialnya aja ya.

Langkah Langkah Membuat Website Sendiri

Secara umum ada 6 langkah membuat website dengan domain dan hosting sendiri, antara lain:

  1. Tentukan jenis website yang mau anda buat (website pribadi, sekolah, toko online, perusahaan, dll).
  2. Beli domain dan hosting sesuai dengan keperluan anda.
  3. Setting teknis di hosting (setting ssl gratis, setting cache, dll)
  4. Install CMS wordpress di hosting.
  5. Setting teknis di website (theme/template website, plugin, konten, dll)

Sekilas mungkin terlihat ribet dan banyak hal teknis ya?

Ngga kok. Hanya masalah pengenalan istilah aja. Dalam prakteknya cukup dengan ceklak-ceklik menu saja. Ikuti aja dulu tutorial ini sampai selesai ya.

1. MENENTUKAN JENIS WEBSITE

Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah tentukan terlebih dahulu jenis website yang mau anda buat. Anda mau buat website atau blog pribadi? website perusahaan? toko online?

Hal ini akan menentukan format website saat dibangun nanti.

OK, kita lanjut..

Kenapa jenis website yang dibuat perlu diperhatikan dari awal? Pendapat saya pribadi, hal ini akan berpengaruh pada setting website nanti.

Setting ini berupa setting tampilan website (theme), plugin yang diperlukan, dan fitur yang perlu dipersiapkan nanti. Selain itu, akan berpengaruh juga pada pemilihan nama domain dan paket hosting yang akan anda beli nanti.

Misalnya saja anda membuat website perusahaan. Tentunya akan aneh jika nanti anda menggunakan nama domain kucingkuimut.com. Pastinya akan lebih bagus jika menggunakan nama domain yang lebih resmi.

Selain itu jika untuk perusahaan, hosting yang digunakan juga harus yang kredibel bukan?

Beda jika anda memang berniat membuat website/blog pribadi. Memilih nama domain kucingkuimut.com tidak masalah. Selain itu, paket hosting yang digunakan juga bisa memilih yang lebih murah.

2. BELI DOMAIN DAN HOSTING

Setelah menentukan jenis website yang mau dibuat, selanjutnya kita beli domain dan hosting. Harga domain relatif tidak jauh berbeda di setiap penjual. Tapi untuk hosting, bisa berbeda-beda di setiap hosting provider.

Apa saja yang perlu dipertimbangkan?

Simak disini penjelasan beserta tips dan trik tambahan lainnya.

APA ITU DOMAIN?

Domain adalah nama yang menjadi alamat dari website anda, dan bisa di akses oleh pengguna internet. Alamat website di internet pada dasarna menggunaka ip Address. Tapi karena berupa angka, maka susah untuk di ingat oleh user.

Atas dasar inilah nama domain digunakan, sehingga kita bisa membuka alamat website dengan mudah. Alih-alih menggunakan 22.345.3443.com, kita cukup menuliskan namadomain.com.

Nama domain perlu anda beli, dan dipepanjang setiap tahu. Jadi, nama domain hanya berlaku untuk satu tahun saja. Anda perlu memperpanjangnya setiap tahun agar tetap bisa digunakan. Jika tidak, maka website anda tidak bisa di akses nantinya.

Berapa Harga Domain?

Harga domain berbeda-beda tergantung dari ekstensi yang anda pilih (com, net, org, info, id, co.id, dan sejenisnya). Tapi biasanya rentang harga di setiap penjual domain tidak terpaut jauh.

  • domain ekstensi .com, net, dan .org harganya antara Rp 110.000 – Rp 150.000/tahun.
  • domain ekstensi .id harganya antara Rp 200.000- Rp 250.000/tahun.
  • domain ekstensi . travel harganya antara Rp 1 juta – Rp 1,5 juta/tahun.
  • dan sejenisnya.

APA ITU HOSTING?

Hosting adalah layanan penyewaan tempat penyimpanan website di server, sehingga bisa di akses di internet.

Setiap file website disimpan di komputer khusus yang disebut dengan server. Saat anda membuka suatu website, pada dasarnya anda mengakses file-file yang disimpan di server tempat website itu di simpan.

Berapa Harga Hosting?

Harga hosting berbeda-beda, tergantung tempat anda beli hosting dan paket hosting yang dibeli nanti. Anda bisa membeli hosting perbulan mulai dari harga Rp 10.000 sampai dengan Rp 300.000/bulan. Bisa juga membeli lansung 1 tahun.

Biasanya ada diskon khusus jika anda membeli 1 tahun sekaligus.

TIPS MEMBELI HOSTING DAN DOMAIN

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli domain dan hosting.

1. Beli dari provider yang sama

Idealnya, anda membeli domain dan hosting dari provider yang sama. Misalnya saja, anda membeli domain dan hosting langsung saat beli di Niagahoster. Tujuannya agar mempermudah pengelolaan saja nantinya.

Tapi, anda juga bisa membeli domain di tempat yang berbeda dengan tempat anda beli hosting. Ngga masalah. Misalnya saja membeli domain di Namesilo.com, sedangkan hosting menggunakan Niagahoster.

Anda cukup setting nameserver saja di tempat beli domain. Detail tentang hal ini bisa anda baca di artikel ini.

2. Manfaatkan Promo dan Diskon

Di saat-saat tertentu, hosting provider sering mengeluarkan diskon cukup besar. Misalnya saja saat hari besar, event nasional/internasional, dan lain sebagainya.

Selain itu, anda juga bisa memanfaatkan promosi tertentu. Misalnya saja promo beli hosting gratis domain dari Niagahoster. Di hosting provider ini, jika anda membeli paket hosting 1 tahun sekaligus (paket hosting tertentu), maka gratis domain.

Cukup lumayan bukan untuk berhemat?

Simak juga: review hosting terbaik

3. Pilih nama domain yang bagus

Saat memilih nama domain untuk website/blog pribadi, atau toko online, usahakan pilih nama domain yang bagus, unik, dan mudah diingat. Anda bisa menggunakan gabungan kata atau frase tertentu, atau menggunakan hal lainnya. Contohnya;

  • Untuk blog pribadi, bisa menggunakan nama sendiri.
  • Menggunakan topik website untuk nama domain. Misal wisatabandung.com, piknikdulu.com, reviewterbaik.com, dan sejenisnya.
  • Menggunakan layanan domain name generator untuk mencari ide. Misalnya saja menggunakan bantuan website semacam namemesh.com, domainwheel.com, dan sejenisnya.
  • Untuk website perusahaan, anda bisa gunakan ekstensi .com atau ekstensi co.id agar lebih bonafide. Gunakan juga nama domain yang resmi, misal nama perusahaan anda.
  • Untuk website sekolah, anda bisa gunakan ekstensi .com, .org, ataupun ekstensi khusus sekolah seperi .sch.id

Ada baiknya anda juga melihat sejarah dari nama domain yang mau anda beli. Tentunya anda ngga mau jika ternyata nama domain yang dibeli pernah dipakai web spam sebelumnya bukan?

Simak selengkapnya tentang tips memilih nama domain di artikel berikut.

3. SETTING HTTPS / SSL DAN LAINNYA

Sebelum kita install website di domain, ada baiknya melakukan beberapa hal terlebih dulu di hosting anda.

Hal yang perlu anda lakukan antara lain; setting https/ssl di website (disarankan), setting cache jika ada.

Simak selengkapnya di bawah ini.

Sebelumnya, saat anda membeli hosting akan diberikan data login untuk akses cPanel (atau directAdmin, tergantung paket hosting yang anda beli).

Pastikan data ini anda simpan karena pasti akan terus digunakan nanti.

Pasang SSL/HTTPS di Website anda (gratis)

Hal pertama yang saya sarankan adalah melakukan setting https atau ssl di website anda nanti. Tujuannya? agar website anda lebih aman, dan terhindar dari hijacking iklan dari provider internet.

Jika anda buka website yang tidak menggunakan ssl/https menggunakan provider internet semacam telkomsel, indihome, dll, maka suka muncul iklan tertentu. Iklan ini tidak dipasang oleh yg punya website, tapi di inject oleh provider internet tertentu.

Nah, jika anda menggunakan SSL/HTTPS, maka website anda bisa terhindar dari hal ini. Tidak akan bisa di inject iklan lagi.

Cara pasangnya mudah kok. Di sini kita akan menggunakan https dari Lets Encryp (gratis).

  1. Login ke cPanel menggunakan data dari hosting anda. Biasanya bisa di akses dengan alamat websiteanda.com/cPanel
  2. Selanjutnya lihat di bagian security, lalu klik menu SSL/TLS Status cara setting ssl lets encrypt
  3. Selanjutnya anda bisa ceklis semua url website anda disana, atau minimalnya anda ceklis (contoh) domainanda.com dan www.domainanda.com. Setelah itu, tinggal klik menu Run AutoSSL cara setting https lets encrypt
  4. Tunggu sampai selesai.

Sekarang domain anda udah bisa menggunakan Https/SSL.

Ok selanjutnya,

4. INSTALL CMS WORDPRESS

Langkah selanjutnya adalah instalasi CMS WordPress di website anda. Kenapa menggunakan wordpress?

Simak kenapa kami menyarankan menggunakan wordpress, alasan, kelebihan, dan juga tutorial cara install di website anda.

Silahkan lanjut baca ya.

Apa Itu CMS?

Sebelumnya kita bahas dulu, Apa sih CMS (Conten Management System) itu?

CMS (Conten Management System) adalah aplikasi yang digunakan untuk pembuatan, modifikasi, dan management konten digital. Nah, wordpress sendiri termasuk salah satu aplikasi CMS yang digunakan untuk web management sistem.

Sebagai catatan, yang di maksud wordpress disini adalah wordpress self hosted (wordpress.org), bukan layanan blog 2.0 gratis di wordpress.com.

Kenapa Menggunakan CMS Dalam Membuat Website?

Karena mudah digunakan, mudah dipelajari, dan tidak memerlukan skill coding seperti html, css, javascript, php, dan sejenisnya.

Dengan menggunakan CMS, kita bisa membuat website yang siap digunakan dalam waktu yang singkat dan cepat.

Kenapa Memilih CMS WordPress?

WordPress adalah CMS yang paling banyak digunakan saat ini di dunia. Selain itu, tidak dikenakan biaya alias gratis.

Berdasarkan data dari W3techs, sekitar 35% website di dunia saat ini menggunakan CMS wordpress. Dalam dunia CMS sendiri, wordpress memegang market share sebesar 62,5%

market share cms dunia
market share cms Februari 2020, source w3techs.com

Kemungkinan besar website yang anda kunjungi setiap kali googling adalah menggunakan wordpress, luar biasa bukan?

OK, selanjutnya kita langsung ke cara installnya saja di website.

CARA INSTALL WORDPRESS DI WEBSITE

Nah berikut ini adalah cara install cms wordpress di website anda.

Cara install wordpress di website anda cukup mudah kok. Anda tinggal menggunakan menu yang sudah tersedia di cPanel. Kita langsung saja;

  1. Login kembali ke cPanel anda
  2. Lalu cari bagian Softaculous, dan menu wordpress. Klik pada menu wordress yang muncul cara install wordpress di hosting
  3. Pada halaman selanjutnya, tinggal anda klik tombol Install Now
  4. Selanjutnya isi data yang diperlukan dalam kolom yang tersedia. install wordpress di website
  5. Lalu klik tombol install.
  6. Tunggu sampai selesai. Nanti anda akan dibawa ke halaman berisi link website dan link login website anda.

Sedikit penjelasan tambahan yang perlu anda perhatikan saat install wordpress ini:

  • Di kolom Choose Protocol, silahkan pilih https:// atau https://www. . Tujuannya agar nanti website anda menggunakan SSL.
  • Pastikan kolom in Directory kosong. Kecuali kalau anda memang mau install wordrpress dalam folder.
  • Kolom Choose language bisa anda ganti dengan bahasa lain. Misalnya saja bahasa Indonesia.
  • Di kolom Select plugin saya sarankan anda ceklis Limit login attempt (Loginizer) dan Classic Editor. Loginizer cukup bagus untuk menjaga keamanan website anda dari peretasan. Sedangkan classic editor, ini opsional aja. Jika anda ingin menggunakan format penulisan artikel wordpress versi lama, bisa install classic editor. Tapi jika ingin menggunakan yang terbaru, tidak perlu di install.
  • Theme tidak wajib anda pilih sekarang. Bisa menyusul belakangan.

Proses install wordpress di website cuma segitu aja sih. Sekarang anda sudah bisa akses domain yang sudah terinstall wordpress.

Selanjutnya, kita tinggal melakukan beberapa setting awal terlebih dulu.

5. SETTING TEKNIS WEBSITE

Di bagian ini, anda bisa mempelajari setting dasar dari website yang menggunakan cms WordPress.

Setting dasar ini perlu diperhatikan agar website anda teroptimasi baik, dan ramah di mata visitor serta mesin pencari.

Silahkan simak langsung!

Di bagian ini kita akan melakukan setting pada website yang sudah di install wordpress di langkah sebelumnya.

Setting awal ini perlu dilakukan agar website kita lebih ramah di mesin pencari (google), mencegah spam comment, merapikan tampilan, dan juga mengenal fungsi lebih dalam.

Ok kita langsung aja ya.

SETTING DASAR

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan setting dasar di website kita.

Pertama, silahkan login ke dashboard website anda. Bisa gunakan alamat domainanda.com/wp-admin atau domainanda.com/wp-login.php .

Selanjutnya klik pada menu Settings di bagian kiri bawah dashboard wordpress.

cara setting dasar wordpress

Ada dua cara mengakses menu di wordpress;

  • klik pada setiap menu, lalu nanti akan muncul sub menu
  • simpan kursor di atas menu, nanti akan muncul drop down sub menu.

Untuk contoh ini, kita klik aja pada menu Settings. Selanjutnya, silahkan lihat penjelasan dibawah ini.

1. Menu General

Di sini anda bisa isi dengan nama website dan deskripsi singkat.

setting menu general wordpress

Misalnya saja site title di isi Wisata Pantai, lalu Tagline di isi dengan Destinasi pantai terindah di Indonesia.

2. Menu Writing

Di menu ini tidak banyak yang perlu di setting. Anda bisa biarkan default aja.

Jika anda menggunakan plugin Classic editor, nanti akan muncul menu tambahan berupa pilihan editor default saat menulis artikel nanti.

3. Menu Reading

Selanjutnya di menu reading, anda bisa melakukan setting sesuai kebutuhan.

setting reading di wordpress

  • Jika anda memilih Your latest post dalam menu Your homepage display, maka tampilan halaman depan website akan berupa artikel-artikel terbaru.
  • Jika anda ingin menggunakan halaman tertentu sebagai homepage, bisa ceklis pilihan A statis page. Lalu pilih halaman yang mau anda jadikan homepage.
  • Angka 10 di menu Blog pages show at most, bisa anda ganti sesuai keinginan. Angka ini menunjukan jumlah artikel yang muncul di halaman depan blog anda.
  • For each post in a feed, include.. Pilih Summar. Biar artikel anda ngga muncul full dalam rss dan tidak terlalu mudah di copas orang lain menggunakan script.
  • Search Engine Visibility, pastikan JANGAN DI CEKLIS. Jika anda ceklis, maka website anda tidak akan terindex oleh mesin pencari Google, bing, dan sebagainya.
  • Setelah selesai, tinggal klik tombol Save.

4. Menu Discussion

Di menu ini kita akan setting hal yang berhubungan dengan komentar di website kita. Berikut ini setting yang biasa saya gunakan.

setting komentar di wordpress

Nah, jika anda tidak ingin menggunakan fitur comment/komentar di website, jangan ceklis 3 pilihan menu yang paling awal.

Anda juga bisa mengharuskan visitor untuk register dan login terlebih dulu ke website anda sebelum berkomentar. Tapi, anda harus setting agar setiap orang bisa register di website anda nantinya (tidak disarankan).

Fitur komentar di worpress sering banget jadi sasaran Spam. Oleh karena itu, ada baiknya kita gunakan setting tambahan untuk filter. Mungkin tidak bisa 100% mencegah spam, tapi cukup efektif.

Caranya:

  1. Kumpulkan kata-kata yang umum digunakan oleh spammer dalam komentar.
  2. Selanjutnya masukan ke kolom comment blacklist. Satu baris untuk satu kata saja ya.
  3. Save

Nantinya setiap komentar yang mengandung sebagian atau seluruh dari kata-kata dalam blacklist secara otomatis akan masuk ke tong sampah (trash) di menu comment.

Contoh dari list kata-kata yang sering digunakan spammer:

Adult
Amoxil
Amoxicillin
Cancer
hackers
casino
togel
sex
jasa
viagra
movie
bet
Enhancement
Male
Xyzol
judi
bola
qq
Voyeur
Nudism
miftolo
Bokep
poker
jual

5. Menu Media

Menu media digunakan untuk mengatur besarnya image yang dihasilkan oleh theme wordpress yang anda gunakan.

Anda bisa lakukan setting disini, tapi jika tidak mengerti settingnya bisa dibiarkan default saja. Ngga masalah.

6. Menu Permalink

Menu permalink saya pikir cukup penting untuk anda setting dari awal. Menu ini menentukan format url artikel di website anda nantinya.

cara setting permaink wordpress

Apa itu permalink?

Permalink adalah susunan dan format url yang permanen dari halaman atau artikel dalam website anda.

Pada dasarnya anda bebas untuk memilih jenis permalink sesuai dengan keinginan. Tapi secara umum, disarankan untuk menggunakan pilihan permalink seperti dalam gambar di atas (/%postname%/). Tujuannya agar format url yang dihasilkan nanti lebih ramah di mata visitor dan search engine.

Jika anda ingin menggunakan format permalink yang berbeda, tinggal pilih Custom Structure, lalu masukan kombinasi format url yang anda inginkan disana.

Format yang bisa digunakan ada dalam list dibawahnya.

Misalnya saja anda menggunakan format /%category%/%postname%/ . Lalu anda posting tentang harddisk terbaik di kategori tekno. Maka susunan url yang muncul nantinya adalah domainanda.com/tekno/harddisk-terbaik/.

FORMAT HALAMAN DALAM WORDPRESS

Di dalam wordpress, anda bisa membuat artikel dalam 2 format;

  1. Pages
  2. Post

Pages lebih ditujukan untuk artikel yang bersifat statis. Misalnya saja membaut halaman homepage khusus, halaman about us, kontak, disclaimer, dan sejenisnya.

Sedangkan format Post lebih ditujukan untuk menulis artikel seperti biasa.

Tapi dalam prakteknya bebas kok, fleksibel aja tidak harus terpaku berdasarkan hal di atas.

SETTING THEME WORDPRESS

Selanjutnya, anda bisa melakukan setting theme untuk tampilan website anda nantinya. Theme atau template wordpress bisa dikatakan semacam skin tampilan untuk website yang menggunakan cms wordpress.

Selain itu, theme juga bisa memiliki fungsi dan menu khusus untuk mempermudah anda modifikasi tampilan dan fitur.

Anda bisa menggunakan theme berbayar ataupun gratisan. Di wordpress sendiri terdapat ribuan jenis theme yang bisa anda gunakan dengan bebas, dan bisa di akses langsung dari dalam dashboard website anda.

Selengkapnya tentang cara setting theme wordpress bisa anda lihat di artikel berikut.

SETTING PLUGIN WORDPRESS

Plugin di wordpress adalah software atau script untuk wordpress yang bisa menambahkan fungsi tertentu yang tidak ada dalam instalasi default wordpress.

Misalnya saja anda ingin menambahkan galeri foto yang lebih bagus, anda bisa menggunakan berbagai plugin galeri. Atau mau menambahkan tombol share sosmed? bisa install pluginnya.

Terdapat banyak sekali plugin gratis untuk wordpress, untuk berbagai fungsi yang bisa anda bayangkan. Sama seperti theme, anda bisa akses dan install langsung dari dalam dashboard website anda.

Secara umum, ada beberapa jenis plugin yang kami pikir wajib anda install:

  1. Plugin SEO
  2. Plugin keamanan website
  3. Plugin tambahan lain sesuai fungsi yang anda perlukan.

Untuk lebih jelasnya, anda bisa lihat langsung cara setting plugin wordpress di artikel berikut ini.

PENUTUP

Demikian tutorial cara membuat website sendiri dengan menggunakan wordpress yang kami buat. Tutorial ini masih bersifat dasar saja, karena masih belum mencakup cara setting theme, setting plugin, setting SEO, dan launching website.

Kami akan tuliskan tutorial tambahan di atas dalam artikel yang terpisah. Tujuannya agar bisa lebih terfokus dan mendetail.

Jika dituliskan semua disini, kemungkinan besar artikel ini akan terlalu panjang dan tidak terfokus. Saya pikir akan lebih baik jika dibahas dalam artikel-artikel terpisah yang lebih terfokus.

Semoga tutorial ini berguna untuk anda!